over nite

detik ini,,
4 jam sebelas menit sebelum ujian kimia analisisku yang pertama,,
hoho.. grogi nih,,

udah coba buat tidur tapi tetep aja nggak bisa. Anak-anak sekelas pada ngapain ya?? hooh.. jangan2 masih pada belajar,,
di pagi buta gini,, bukannya belajar, malah chat, bosen dan akhirnya ngisi postingan..
eugh.. gimana masa depanku kalo males-malesan terus.. heheu ^^
udah nyadar kalo males tapi ga insaf2 juga,, dudul..

Bicara tentang masa depan, ketika mimpi2 masa kecil kita dipertaruhkan, apakah kelak semuanya akan sesuai seperti yang kita bayangkan ya? kalau anda adalah segelintir orang yang tidak percaya dengan mimpi, mungkin saya boleh cerita sedikit tentang seorang teman, yang akhir-akhir ini bisa dibilang semua mimpinya terwujud dalam waktu yang bersamaan. Ternyata ada ya orang seperti itu, seberuntung dia. well, walaupun saya tahu benar ini bukan hanya masalah keberuntungan. Dia berusaha keras sekali untuk itu.

Jalan-jalan ke luar negeri, ikut kelas motivasi dari motivator ternama, proposal penelitian yang dibiayai.. huah.. saya akan sangat bersyukur jika saya menjadi dia. Sebagai manusia biasa saya juga punya banyak mimpi. Banyaaak.. sekali.. hehe.. MImpi sejauh ini setidaknya menjadi sebuah dorongan internal dari dalam diri saya untuk bisa terus maju. Apapun yang terjadi, saya akan terus bermimpi^^

Entah apa pendapat kalian tentang ini, masih ingat benar saya tentang perkataan Donny Dirgantoro di novelnya "5 Cm" bahwa tanpa mimpi, manusia itu cuma seonggok daging yang bisa bicara, bisa jalan, tapi kosong. Bagi saya mimpi memang seperti sebuah tujuan hidup tak tertulis yang dimiliki setiap manusia. Atau mungkin perkataan Arai, dalam sang Pemimpi bisa membuat kita berpikir kembali tentang mimpi. "Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpimu". Ya.. TUhan akan memeluk mimpi saya. Saya yakin itu.

Meskipun beberapa orang berkata " janganlah terlalu banyak bermimpi, nanti akan sakit kalau jatuh". Jatuh, bukan sesuatu hal yang harus ditakuti. Jatuh juga bagian dari perjalanan untuk memeluk mimpi. Saya juga pernah jatuh. Sakit rasanya. Tapi biarlah, hati saya memang harus merasakan sakit sebelum merasakan emosi-emosi lain yang ada. Hati saya harus terlebih dahulu mengenali rasa sakit sebelum menjadi kebal terhadapnya. =)

wah.. gak nyangka bakalan ngomong begini malem2,, =p
yasudahlah.. saya lagi berharap banget TUhan mau mendengar mimpi terdekat saya, dan mengabulkannya..

semoga..
saya bisa berhasil di ujian Praktikum KImia Analisis nanti ^^
mohon bantuannya....^^

Comments

Popular Posts