WAJAH TELAGA
Cinta Semua Saat
Wajah telaga tidak pernah berdusta,
Ia bergetar saat udara halus menyapu mukanya
Ia beriak saat angin lincah mengajaknya menari
Ia tak menghindar dari undangan alam tempatnya menghampar,
Menghadap awan yang menunggu sabar
Dini hari datang untuk keduanya bersentuhan
Wajah telaga tidak pernah menyangkal,
Ia membeku saat langit memecah menjadi miliaran kristal putih
Ia mencair saat matahari kembali di angkasa tanpa serpih
Ia tak bersembunyi dari perubahan dan gejolak hati,
Menanti awan yang berubah tak pasti
Hingga pagi datang dan keduanya berpulang pada kejujuran
Izinkan wajahku menjadi wajah telaga
Merona saat disulut cinta, menangis saat batin kehilangan kata
Memerah saat dihinggapi amarah, menggurat saat digores waktu
Izinkan wajahku bersuara apa adanya
Bagai telaga yang tak menolak lumut juga lumpur
Namun tetap indah dalam teguh dan ikhlasnya
Kepada udara, kepada surya, kepada alam raya
Menanti engkau yang melayang mencari arti hingga dini hari datang
Lalu kau luruh menjadi embun yang mengecupi halus wajahku
Saat engkau mencair menjadi aku dan aku hidup oleh sentuhanmu
Bersua tanpa balutan apa-apa
Saat semua cuma cinta
Cinta semua saat
Dan bukan lagi saat demi saat
* 23 Mei 2007. Dibacakan sehari sesudahnya,
saat pembukaan pameran foto Erhalogy.
saat pembukaan pameran foto Erhalogy.
diambil dari dee-idea.blogspot.com
lagi suka sama puisi ini ^^
u know.. some times people will feel so lonely,, so do I. gak memungkiri kadang kesiksa, dan aku sndiri sudah terlalu banyak mmbuang waktu untuk membiarkan perasaan2 g pnting sperti itu menggerogoti kewarasan dan appaun deh yang sharusnya dilakukan jd bawaannya sedih terus. maunya pengen seperti wajah telaga,, yang ga boong tentang apapun. tnyata,, ga mungkin banget kayaknya kalo mukaku jadi wajah telaga,, ngejilbabnya gmna dong,, ga cukup kainnya saking lebarnya,, huehahuehueha..
ya ga gitu juga sih,, mendapatkan semua amanah ini membuatku sdikit banyak berfikir ga mungkin aku menampakkan semua emosi di dalem sini, untung kalo cuma diem aja di pojokan gitu,, lhah kalo nangis gero2 di depan orang banyak gimana dong - untungnya saya masih cukup waras untuk tidak melakukannya sodara2,, =p-
mendapatkan amanah seperti ini buka sesuatu yang bisa dibanggakan,, musibah mungkin kalo boleh dibilang,hhe.. Jadi fi, mulailah berlajar untuk mengkoordinir perasaanmu sndiri dan mengakomodasi perasaan banyak pihak yang aku yakin tujuannya baik buat departemen ini. Meskipun kadang-kadang banyak kepentingan ynag bertabrakan. heuheu..^^
May Allah bless us,, big hopes 4 Departeman Pers BEM FFUA^^,,
C U,,
Comments
Post a Comment